Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan

Penjelasan tentang ROM

0 komentar

Salam sejahtera untuk pengunjung yang beragama non Muslim. Salam tersebut saya berikan untuk pengunjung guna menghormati dan menghargai pengunjung yang bersedia untuk mengunjungi sebuah blog yang mungkin sedikit berguna bagi Anda, serta sebagai penghargaan dari saya selaku pengelola blog ini untuk Anda pengunjung sekalian.

Kesempatan ini saya akan mencoba memberikan sedikit penjelasan mengenai salah satu jenis memory yaitu ROM –Read Only Memory-. ROM singkatan dari Read Only Memory yang merupakan sebuah istilah untuk media penyimpanan data dan salah satu memori yang ada pada teknologi komputer. ROM ini sifatnya permanen, artinya program / data yang disimpan didalam ROM ini tidak mudah hilang atau berubah walau aliran listrik di matikan.

Menyimpan data pada ROM tidak dapat dilakukan dengan mudah, namun membaca data dari ROM dapat dilakukan dengan mudah. Biasanya program / data yang ada dalam ROM ini diisi oleh pabrik yang membuatnya. Oleh karena sifat ini, ROM biasa digunakan untuk menyimpan firmware (piranti lunak yang berhubungan erat dengan piranti keras).

Salah satu contoh ROM adalah ROM BIOS yang berisi program dasar system komputer yang mengatur / menyiapkan semua peralatan / komponen yang ada dalam komputer saat komputer dihidupkan.

Berikut merupakan beberapa jenis ROM
1. Programmable ROM [PROM]
2. Erasable PROM [EPROM]
3. Electrically EPROM [EEPROM]
4. Electronically Alterable ROM [EAROM]
5. Flash ROM

Sedikit Penjelasan Jenis ROM

1. Programmable Read Only Memory [PROM]
_adalah suatu bentuk memori digital di mana setiap bit setting terkunci oleh sekering atau antifuse. PROM seperti itu digunakan untuk menyimpan program secara permanen. Biasanya, perangkat ini menggunakan tegangan tinggi untuk secara permanen menghapus memori dalam chip. Akibatnya, sebuah PROM hanya dapat diprogram satu kali.

2. Erasable Programmable Read Only Memory [EPROM]
_ adalah jenis memori chip yang mempertahankan data ketika catu daya dimatikan. Dengan kata lain, itu adalah non-volatile. Ini adalah sebuah array dari floating-gate transistor individual yang diprogram oleh perangkat elektronik yang memasok tegangan tinggi daripada yang biasanya digunakan dalam rangkaian digital.

Sekali diprogram, sebuah EPROM dapat dihapus hanya dengan mengekspos ke cahaya ultraviolet yang kuat. Sinar UV yang biasanya memiliki panjang gelombang 253.7nm (untuk penghapusan optimal waktu) dan termasuk dalam kisaran UVC sinar UV. EPROMs mudah dikenali pada kaca transparan yang ada pada tengah chip/IC dan yang digunakan untuk menghapus memori.

Kelebihan :
• Virus tidak dapat merusak sebagian atau keseluruhan isi dari program yang tersimpan didalam Bios tersebut.
• Isi dari program Bios ini baik sebagian maupun keseluruhannya tidak dapat dirusak atau diubah oleh pulsa listrik, selama stiker yang terdapat pada Bios tersebut tidak cacat atau rusak.

Kelemahan :
• Tidak dapat di upgrade atau dimodifikasi secara umum isi dari program Bios tersebut baik itu sebagian maupun keseluruhannya. Sehingga suatu saat segala perhitungan yang berhubungan dengan tanggal, bulan dan tahun seperti program aplikasi Microsoft exel atau lotus akan menyimpang bila tanggal, bulan, dan tahun dari.

3. Electrically Erasable Programmable Read Only Memory [EEPROM]
_ adalah sejenis chip memori tidak-terhapus yang digunakan dalam komputer dan peralatan elektronik lain untuk menyimpan sejumlah konfigurasi data pada alat elektronik tersebut yang tetap harus terjaga meskipun sumber daya diputuskan, seperti tabel kalibrasi atau kofigurasi perangkat.
Pengembangan EEPROM lebih lanjut menghasilkan bentuk yang lebih spesifik, seperti flash memory. Flash memory [memori kilat] lebih ekonomis daripada perangkat EEPROM tradisional, sehingga banyak dipakai dalam perangkat keras yang mampu menyimpan data statik yang lebih banyak (seperti USB flash drive).
Kelebihan utama dari EEPROM dibandingkan EPROM adalah ia dapat dihapus secara elektris menggunakan cahaya ultraviolet sehingga prosesnya lebih cepat. Jika RAM tidak memiliki batasan dalam hal baca-tulis memori, maka EEPROM sebaliknya. Beberapa jenis EEPROM keluaran pertama hanya dapat dihapus dan ditulis ulang (erase-rewrite) sebanyak 100 kali sedangkan model terbaru bisa sampai 100.000 kali.
Kelebihannya :
• Dapat di upgrade atau di modifikasi sebagian atau keseluruhan isi dari program Bios tersebut sesusi dengan keinginan kita.
• Dapat di backup atau di buat cadangannya, bila suatu saat master dari Bios tersebut rusak atau programnya sebagian atau keseluruhannya terhapus.

Kelemahannya :
• Virus dapat merusak sebagian atau keseluruhan isi dari program yang tersimpan didalam Bios tersebut.
• Arus listrik yang tudak stabil dapat merusak sebagian atau keseluruhan isi dari program yang tersimpan di dalam Bios tersebut.

4. Electronically Alterable Read Only Memory [EAROM]
_ merupakan salah satu jenis ROM yang dapat diprogram ulang sepanjang masih berada di dalam komputer.

5. Flash Read Only Memory [Flash ROM]
_ adalah sejenis EEPROM yang mengizinkan banyak lokasi memory untuk dihapus atau ditulis dalam satu operasi pemrograman. Istilah awamnya, dia adalah suatu bentuk dari chip memori yang dapat ditulis, tidak seperti chip memori akses acak/RAM, memori ini dapat menyimpan datanya tanpa membutuhkan penyediaan listrik. Memori ini biasanya digunakan dalam kartu memori, USB flash drive, MP3/MP4 Player, kamera digital, dan telepon genggam [handphone/mobile phone].

Semoga sedikit penjelasan di atas dapat memberikan sedikit pengetahuan tentang teknologi yang sudah berkembang sejak beberapa puluh tahun yang lalu. Penjelasan di atas juga saya ambil dari beberapa materi referensi yang saya temukan di beberapa situs dan buku yang saya pelajari. Kurang lebihnya saya minta maaf kepada pembaca.
Read On

Sejarah Hardisk

0 komentar


Hardisk merupakan piranti penyimpanan sekunder dimana data disimpan sebagai magnetik pada piringan metal yang berputar yang terintegrasi. Atau dapat diartikan dengan cakram keras. Data disimpan dalam lingkaran konsentris yang disebut track. Tiap track dibagi dalam beberapa segment yang dikenal sebagai sector. Untuk melakukan operasi baca tulis data dari dan ke piringan, harddisk menggunakan head untuk melakukannya, yang berada disetiap piringan. Head inilah yang selanjut bergerak mencari sector-sector tertentu untuk dilakukan operasi terhadapnya. Waktu yang diperlukan untuk mencari sector disebut seek time. Setelah menemukan sector yang diinginkan, maka head akan berputar untuk mencari track. Waktu yang diperlukan untuk mencari track ini dinamakan latency. Harddisk merupakan media penyimpan yang didesain untuk dapat digunakan menyimpan data dalam kapasitas yang besar. Hal ini dilatar belakangi adanya program aplikasi yang tidak memungkinkan berada dalam 1 disket dan juga membutuhkan media penyimpan berkas yang besar misalnya database suatu instansi. Tidak hanya itu, Harddisk diharapkan juga diimbangi dari kecepatan aksesnya. Kecepatan harddisk bila dibandingkan dengan disket biasa, sangat jauh. Hal ini dikarenakan harddisk mempunyai mekanisme yang berbeda dan teknologi bahan yang tentu saja lebih baik dari pada disket biasa. Bila tanpa harddisk, dapat dibayangkan betapa banyak yang harus disediakan untuk menyimpan data kepegawaian suatu instansi atau menyimpan program aplikasi. Hal ini tentu saja tidak efisien. Ditambah lagi waktu pembacaannya yang sangat lambat bila menggunakan media penyimpanan disket konvensional tersebut. Jika dibuka, terlihat mata cakram keras pada ujung lengan bertuas yang menempel pada piringan yang dapat berputar Data yang disimpan dalam harddisk tidak akan hilang ketika tidak diberi tegangan listrik. Dalam sebuah harddisk, biasanya terdapat lebih dari satu piringan untuk memperbesar kapasitas data yang dapat ditampung.

Dalam perkembangannya kini harddisk secara fisik menjadi semakin tipis dan kecil namun memiliki daya tampung data yang sangat besar. haddiskkini juga tidak hanya dapat terpasang di dalam perangkat (internal) tetapi juga dapat dipasang di luar perangkat (eksternal) dengan menggunakan kabel USB ataupun FireWire

Sejarah Harddisk

Harddisk diciptakan pertama kali oleh insinyur IBM, Reynold Johnson di tahun 1956. Harddisk pertama tersebut terdiri dari 50 piringan berukuran 2 kaki (0,6 meter) dengan kecepatan rotasinya mencapai 1.200 rpm (rotation per minute) dengan kapasitas penyimpanan 4,4 MB. HDD berlabel RAMAC 305 ini mempunyai kapasitas 5 Mega Bits (MB) atau 5.000.000 bits. Artinya RAMAC 305 hanya bisa menyimpan 5 juta informasi. Pada tahun 2004, Toshiba company mengeluarkan hard disk drive berlabel HDD-0.85 inchi. Harddisk zaman sekarang sudah ada yang hanya selebar 0,6 cm dengan kapasitas 750 GB. HDD yang berukuran kurang dari 1 inchi ini mempunyai kapasitas 4 Giga Bits (GB) atau 4 milyar bits, dan menjadi HDD terkecil di dunia
Harddisk yang pada awal perkembangannya didominasi oleh perusahaan raksasa yang menjadi standard komputer yaitu IBM. Ditahun-tahun berikutnya muncul perusahaan-perusahaan lain antara lain Seagate, Quantum, Conner sampai dengan Hewlet Packard’s di tahun 1992. Pada awalnya teknologi yang digunakan untuk baca/tulis, antara head baca/tulisnya dan piringan metal penyimpannya saling menyentuh. Tetapi pada saat ini hal ini dihindari, dikarenakan kecepatan putar Harddisk saat ini yang tinggi, sentuhan pada piringan metal penyimpan justru akan merusak fisik dari piringan tersebut.

Komponen penyusun Harddisk
Secara umum, komponen-komponen pokok yang menyusun sebuah hard disk terdiri dari:

1. Platter: Piringan, biasanya dibuat dari alumunium yang dilapisi dengan bahan magenetik. Pada permukaan platter inilah data pada hard disk disimpan. Sebuah had disk bisa memiliki beberapa buah platter yang bekerja simultan.

2. Lengan pembaca: Komponen ini menyangga head yang berfungsi untuk membaca/menulis pada permukaan platter. Lengan ini dikontrol melalui sebuah mekanisme yang digerakkan oleh sebuah motor-linear. Mekanisme ini bergerak dengan kecepatan dan presisi yang sangat tinggi. Lengan pembaca pada kebanyakan hard disk saat ini mampu bergerak dari pusat hingga pinggir platter, dan kemudian kembali ke pusat sebanyak 50 kali sedetik.

3. Head baca/tulis merupakan perantara antara media fisik dengan data elektronik. Lewat head ini data ditulis ke medium fisik atau dibaca dari medium fisik. Head akan mengubah data bit menjadi pulsa magnetik dan menuliskannya ke medium fisik. Pada proses pembacaan data prosesnya merupakan kebalikannya.
Bahan Pembuat Harddisk

Saat ini Harddisk dibuat dengan teknologi material media magnetik disebut thin film.Lebih rapat, masa pakainya, kecil, ringan dari bahan oxide

Proses baca Harddisk

Saat sebuah sistem operasi mengirimkan data kepada hard drive untuk direkam, drive tersebut memproses data tersebut menggunakan sebuah formula matematikal yang kompleks yang menambahkan sebuah bit ekstra pada data tersebut.Bit tersebut tidak memakan tempat: Di kemudian hari, saat data diambil, bit ekstra tersebut memungkinkan drive untuk mendeteksi dan mengkoreksi kesalahan acak yang disebabkan oleh variasi dari medan magnet di dalam drive tersebut. Kemudian, drive tersebut menggerakkan head melalui track yang sesuai dari platter tersebut. Waktu untuk menggerakkan head tersebut dinamakan “seek time”. Saat berada di atas track yang benar, drive menunggu sampai platter berputar hingga sector yang diinginkan berada di bawah head. Jumlah waktu tersebut dinamakan “drive latency”. Semakin pendek waktu `seek` dan `latency`, semakin cepat drive tersebut menyelesaikan pekerjaannya. Saat komponen elektronik drive menentukan bahwa sebuah head berada di atas sector yang tepat untuk menulis data, drive mengirimkan pulsa elektrik pada head tersebut. Pulsa tersebut menghasilkan sebuah medan magnetik yang mengubah permukaan magnetik pada platter. Variasi yang terekam tersebut sekarang mewakili sebuah data. Membaca data memerlukan beberapa proses perekaman. Drive memposisikan bagian pembaca dari head di atas track yang sesuai, dan kemudian menunggu sector yang tepat untuk berputar di atasnya. Saat spektrum magnetik tertentu yang mewakili data Anda pada sector dan track yang tepat berada tepat di atas head pembaca, komponen elektronik drive mendeteksi perubahan kecil pada medan magnetik dan mengubahnya menjadi bit. Saat drive tersebut selesai mengecek error pada bit dan membetulkannya jika perlu, ia kemudian mengirimkan data tersebut pada sistem operasi.

Sector & Tracks

Tracks adalah bagian dari sepanjanjang keliling lingkaran dari luar sampai ke dalam.Sedangkan sector adalah bagian dari tracks.Sectors memiliki jumlah bytes yang sudah diatur. Ada ribuan sector dalam HD.

Mekanisme Kerja Harddisk

Proses baca tulis dilakukan oleh lengan harddisk dengan media Fisik magnetik. Head hardisk melakukan konversi bits ke pulse magnetik dan menyimpannya ke dalam platters, dan mengembalikan data jika proses pembacaan dilakukan Hard disk memiliki “Hard platter” yang berfungsi untuk menyimpan medan magnet.Pada dasarnya cara kerja hard disk adalah dengan menggunakan teknik perekaman medan magnet. Cara kerja teknik magnet tersebut memanfaatkan Iron oxide (FeO) atau karat dari besi, Ferric oxide (Fe2O3) atau oxida lain dari besi. 2 oxida tersebut adalah zat yang bersifat ferromagnetic , yaitu jika didekatkan ke medan magnet maka akan ditarik secara permanen oleh zat tersebut.

Penjelasan Dua

Hardisk merupakan piranti penyimpanan sekunder dimana data disimpan sebagai pulsa magnetik pada piringan metal yang berputar yang terintegrasi. Data disimpan dalam lingkaran konsentris yang disebut track. Tiap track dibagi dalam beberapa segment yang dikenal sebagai sector. Untuk melakukan operasi baca tulis data dari dan ke piringan, harddisk menggunakan head untuk melakukannya, yang berada disetiap piringan. Head inilah yang selanjut bergerak mencari sector-sector tertentu untuk dilakukan operasi terhadapnya. Waktu yang diperlukan untuk mencari sector disebut seek time. Setelah menemukan sector yang diinginkan, maka head akan berputar untuk mencari track. Waktu yang diperlukan untuk mencari track ini dinamakan latency
Harddisk merupakan media penyimpan yang didesain untuk dapat digunakan menyimpan data dalam kapasitas yang besar. Hal ini dilatar belakangi adanya program aplikasi yang tidak memungkinkan berada dalam 1 disket dan juga membutuhkan media penyimpan berkas yang besar misalnya database suatu instansi. Tidak hanya itu, harddisk diharapkan juga diimbangi dari kecepatan aksesnya. Kecepatan harddisk bila dibandingkan dengan disket biasa, sangat jauh. Hal ini dikarenakan harddisk mempunyai mekanisme yang berbeda dan teknologi bahan yang tentu saja lebih baik dari pada disket biasa. Bila tanpa harddisk, dapat dibayangkan betapa banyak yang harus disediakan untuk menyimpan data kepegawaian suatu instansi atau menyimpan program aplikasi. Hal ini tentu saja tidak efisien. Ditambah lagi waktu pembacaannya yang sangat lambat bila menggunakan media penyimpanan disket konvensional tersebut.
Sejarah Perkembangan Harddisk
Harddisk pada awal perkembangannya didominasi oleh perusahaan raksasa yang menjadi standard komputer yaitu IBM. Ditahun-tahun berikutnya muncul perusahaan-perusahaan lain antara lain Seagate, Quantum, Conner sampai dengan Hewlet Packard’s di tahun 1992. Pada awalnya teknologi yang digunakan untuk baca/tulis, antara head baca/tulisnya dan piringan metal penyimpannya saling menyentuh. Tetapi pada saat ini hal ini dihindari, dikarenakan kecepatan putar harddisk saat ini yang tinggi, sentuhan pada piringan metal penyimpan justru akan merusak fisik dari piringan tersebut
Dari gambar tersebut dapat dilihat dari tahun 1984 sampai dengan 2006 mendatang, perkembangan teknologi penyimpanan data berkembang cepat. Mulai dari ukuran mikro untuk penggunaan laptop sampai ukuran normal untuk penggunaan PC Desktop.
Trend Perkembangan HardDisk
Trend perkembangan harddisk dapat kita amati dari beberapa karakteristik berikut :
a. Kerapatan Data/Teknologi Bahan
Merupakan ukuran teknologi bahan yang digunakan seberapa besar bit data yang mampu disimpan dalam satu satuan persegi. Dalam hal kerapatan data dari awal sampai sekarang terjadi evolusi yang sangat kontras. Pada awal perkembangannya kerapannya sekitar 0.004 Gbits/in2 tetapi pada tahun 1999 labortorium IBM sudah ada sekitar 35.3 Gbits/in2. Tetapi menurut www.bizspaceinfotech.com akan diperkenalkan apa yang dinamakan TerraBit density. Harddisk pada awal perkembangannya, bahan yang digunakan sebagai media penyimpan adalah iron oxide. Tetapi sekarang banyak digunakan media thin film. Media ini merupakan media yang lebih banyak menyimpan data dari pada iron oxide pada luasan yang sama dan juga sifatnya yang lebih awet.
b. Struktur head baca/tulis
Head baca/tulis merupakan perantara antara media fisik dengan data elektronik. Lewat head ini data ditulis ke medium fisik atau dibaca dari medium fisik. Head akan mengubah data bit menjadi pulsa magnetik dan menuliskannya ke medium fisik. Pada proses pembacaan data prosesnya merupakan kebalikannya.
Proses baca tulis data merupakan hal yang sangat penting, oleh karena itu mekanismenya juga perlu diperhatikan. Dalam pendahuluan sebelumnya terdapat perbedaan letak fisik head dalam operasinya. Dulu head bersentuhan fisik dengan metal penyimpan. Kini antara head dan metal penyimpan sudah diberi jarak. Bila head bersentuhan dengan metal penyimpan, hal ini akan menyebabkan kerusakan permanen fisik, head yang aus, tentu saja panas akibat gesekan. Apalagi teknologi sekarang kecepatan putar harddisk sudah sangat cepat. Selain itu teknologi head harddiskpun juga mengalami evolusi. Evolusi head baca/tulis harddisk : Ferrite head, Metal-In-Gap (MIG) head, Thin Film (TF) Head, (Anisotropic) Magnetoresistive (MR/AMR) Heads, Giant Magnetoresistive (GMR) Heads dan sekarang yang digunakan adalah Colossal Magnetoresistive (CMR) Heads. Ferrite head, merupakan teknologi head yang paling kuno, terbuat dari inti besi yang berbentuk huruf U dan dibungkus oleh lilitan elektromagnetis. Teknologi ini diimplementasikan pada pertengahan tahun 1980 pada harddisk Seagate ST-251. Kebanyakan terdapat pada harddisk yang ukurannya kurang dari 50MB. Metal-In-Gap (MIG), merupakan penyempurnaan dari head Ferrite. Biasanya digunakan pada harddisk yang ukurannya 50MB sampai dengan 100MB. Thin Film (TF) heads, berbeda jauh dengan jenis head sebelumnya. Head ini dibuat dengan proses photolothografi seperti yang digunakan pada pembuatan prosessor. (Anisotropic) Magnetoresistive (MR/AMR) Heads, head ini digunakan untuk membaca saja. Untuk penulisannya digunakan head jenis Thin Film. Diimplementasikan pada harddisk ukuran 1GB sampai dengan 30GB. Giant Magnetoresistive (GMR) Heads, merupakan penemuan dari peneliti Eropa Peter Gruenberg and Albert Fert. Digunakan pada harddisk ukuran besar seperti 75GB dan kerapatan tinggi sekitar 10 Gbits/in2 sampai dengan 15 Gbits/in2.
Karena teknologi Giant Magnetoresistive (GMR) mulai ditarik dari pasaran, sebagai penggantinya adalah Colossal Magnetoresistive (CMR).
Kecepatan Putar Disk
Kecepatan putar pada jaman awal sekitar 3600RPM. Dengan semakin berkembangnya teknologi, kecepatan putar ditingkatkan menjadi 4500RPM dan 5400RPM. Karena kebutuhan media penyimpan yang mempunyai kemampuan tinggi dibuatlah dengan kecepatan 7200RPM yang digunakan pada harddisk SCSI.


Kerusakan Pada Harddisk

Jika membongkar isi harddisk, kita akan menemui beberapa piringan tebal dan kokoh yang berwarna perak. Berbeda dengan disket, harddisk mempunyai banyak piringan sehingga kapasitasnya lebih besar. Akses kerja harddisk juga lebih cepat jika dibandingkan dengan disket.

Bagian - Bagian Hardisk

-Platter
Bagian ini berbentuk piringan yang dilapisi dengan bahan magnetik sehingga mampu menyimpan data. Piringan tersebut disusun menjadi satu dan seakan-akan bertumpuk dan diletakkandi dalam suatu tempat tertutup, hampa dan bebas debu.
Secara logika, setiap permukaan platter akan menjadi beberapa lingkaran yang disebut track. Gabungan beberapa track yang berada pada posisi yang sama disebut cylinder. Setiap track dibagi lagi menjadi sector. Beberapa sector yang dihubungkan disebut dengan cluster.
Daerah pada disk bisa dibagi menjadi dua, yaitu daerah sistem (system area) dan daerah data (data area). Pada saat harddisk diformat, DOS hanya melakukannya pada sebagian daerah disk (track) yang posisinya paling luar. Daerah inilah yang disebut daerah sistem. Sisa daerah yang tidak digunakan oleh sistem adalah daerah data.

-Read Write Head
Alat ini bertugas membaca atau menulis data dari atau ke piringan harddisk. Head ini terdiri dari head atas dan head bawah.

-Access Arm
Access arm adalah sebuah tungkai yang berfungsi untuk memegang head. Tungkai ini menggerakkan head ke seluruh permukaan piringan harddisk.

-Silinder
Silinder adalah as yang berfungsi untuk memegang platter agar dapat bergerak pada porosnya. Silinder ini berbeda dengan istilah cylinder pada platter yang merupakan gabungan dari beberapa track.

-Magnet
Di dalam harddisk, magnet terdiri dari magnet alam (magnet permanen) dan magnet buatan (terjadi karena adanya arus listrik). Magnet berfungsi untuk mengatur kecepatan gerak head pada waktu membaca data.

-Head Controller
Head controller adalah sirkuit elektronik yang berguna sebagai pengontrol dan pengendali head agar menulis dan membaca data (informasi).

-Board (PCB harddisk)
Board adalah suatu modul yang berfungsi untuk mengatur atau mengontrol kinerja harddisk.

-Drive Motor
Drive motor berguna untuk menggerakkan piringan harddisk pada porosnya. Motor inilah yang menentukan kecepatan perputaran piringan harddisk.

***Penyebab Kerusakan pada Harddisk

-Suhu Harddisk terlalu Panas
Faktor suhu sangat berpengaruh pada kelangsungan fungsi harddisk. Jika panasnya terlalu tinggi, pembacaan data pada harddisk akan kacau. Dalam jangka waktu yang lama, usia harddisk akan menjadi pendek. Oleh karena itu, sirkulasi udara di dalam CPU harus selalu dijaga. Jangan menutup lubang udara yang terletak pada casing CPU.

-Guncangan
Guncangan keras pada CPU akan menyebabkan kerusakan harddisk secara fisik. Pada saat bekerja, head harddisk mengambang di atas permukaan piringan. Guncangan atau benturan akan menyebabkan head harddisk menyentuh bagian-bagian magnetik disk. Padahal, disk tersebut berputar sangat cepat. Akibatnya, jalur pada daerah rawan, sperti FAT atau direktori akan rusak.

-Kerusakan Komponen
Kekuatan komponen-komponen pada harddisk sangat tergantung pada kualitas pabrikan dan cara penggunaannya.
Pemakaian yang terus menerus akan menyebabkan panas yang berlebihan sehingga komponen-komponen harddisk akan cepat rusak.
Penggunaan yang serampangan juga akan memperpendek umur komponen ini. Misalnya, pada saat memakai harddisk kita tidak melakukan prosedur parkir sebelum mematikan komputer, sehingga posisi head dapat berada di sembarang posisi. Jika head berhenti dan menyentuh permukaan disk tempat data atau sistem disimpan, bisa dipastikan lapisan magnet penyimpan data tersebut akan rusak.

***Gejala Kerusakan pada Harddisk

-Kesulitan Membaca Data
Kerusakan ini ditandai dengan pembacaan data oleh head pada daerah tertentu yang berulang-ulang (retry). Pembacaan data ini tidak akan berhenti sebelum berhasil. Proses bergeraknya head pada saat kesulitan membaca sama seperti ketika membaca bad sector, tetapi pada kasus ini, head akhirnya berhasil membaca data. Kesulitan membaca data ini bisa menjadi tanda-tanda akan terjadinya bad sector.

-Bisa Diformat tetapi Tidak Dapat Dibaca
Harddisk bisa diformat dan melaporkan keberadaan bad sector. Namun ketika mambaca data, head akan kesulitan melakukannya.

-Tidak Ada Respon
Beberapa perintah membaca atau menulis yang diberikan, tidak direspon oleh harddisk. Kondisi seperti ini disebut hang.

-Terjadi Bad Sector
Bad sector pada harddisk adalah sector yang sudah tidak dapat digunakan untuk menyimpan data. Hal ini tentu sangat merugikan bagi kita. Ada dua macam bad sector, yaitu bad sector yang bersifat sementara dan bad sector yang bersifat permanen.
Bad sector sementara sebenarnya hanya bersifat software dan secara spesifik platter tidak rusak.
Sedangkan pada bad sector permanen memang ada sector yang rusak secara spesifik.

-Tidak Ada suara Mendenging
Motor penggerak tidak bekerja dengan baik, kadang-kadang tidak dapat start atau berhenti setelah beberapa saat.

-Platter Rusak
Kerusakan pada platter harddisk bisa disebabkan oleh goresan head.

-Komponen Elektronik Ada Yang Rusak
Head Rusak
Kerusakan pada head dapat menyebabkan harddisk tidak dapat di akses sama sekali, biasanya head tidak dapat bergerak karena tertahan piringan.

Seandainya hasil statistik dari perintah format menyebutkan ada bad sector, kita tidak perlu bingung karena hal tersebut sudah biasa terjadi. Bad sector yang disebabkan oleh software dapat dihilangkan dengan format ulang dari tahap paling rendah, yaitu low level formatting.
Oleh karena itu, jika harddisk memiliki bad sector yang ditunjukkan oleh error map, catat jumlah bad sector tersebut. Jika jumlah ini bertambah, berarti ada kesalahan lain yang disebabkan oleh software yang digunakan. Untuk mengatasinya, lakukan format ulang.

***Hal yang perlu dilakukan untuk menghindari kerusakan pada harddisk:

-Jangan menggerakkan harddisk ketika komputer sedang hidup.

-Jangan mematikan komputer ketika harddisk sedang membaca.

-Jika harddisk akan dibawa, gunakan bantalan harddisk.

-Jangan memegang platter tanpa alat bantu, menggaruk-garukkan head pada saat harddisk mati (tidak ada arus), dan mendekatkan harddisk pada magnet.
Read On

Penjelasan Tentang Mouse

0 komentar

Mouse


Secara harfiah, arti dari nama alat ini adalah tikus, mengingat bentuk secara umumnya mirip dengan binatang tersebut. Penunjuk (pointer) yang dapat digerakkan kemana saja berdasarkan arah gerakan bola kecil yang terdapat dalam mouse. Mouse memiliki sensor untuk mengetahui kemana arah yang dikehendaki oleh usernya. Sensor ini diantaranya adalah melalui bola dan cahaya. Untuk mouse yang memiliki sensor dengan menggunakan bola, jika kita membuka dan mengeluarkan bola kecil yang terdapat di belakang mouse, maka akan terlihat 2 pengendali gerak di dalamnya. Kedua pengendali gerak tersebut dapat bergerak bebas dan mengendalikan pergerakan penunjuk, yang satu searah horisontal (mendatar) dan satu lagi vertikal (atas dan bawah). Pada sebagian besar mouse terdapat tiga tombol, tetapi umumnya hanya dua tombol yang berfungsi, yaitu tombol paling kiri dan yang paling kanan. Mouse ditemukan pertama kali oleh Douglas Engelbert.




Mouse adalah salah unit masukan (input device). Fungsi alat ini adalah untuk perpindahan pointer atau kursor secara cepat. Selain itu, dapat sebagai perintah praktis dan cepat dibanding dengan keyboard. Mouse mulai digunakan secara maksimal sejak sistem operasi telah berbasiskan GUI (Graphical User Interface). sinyal-sinyal listrik sebagai input device mouse ini dihasilkan oleh bola kecil di dalam mouse, sesuai dengan pergeseran atau pergerakannya. Sebagian besar mouse terdiri dari tiga tombol, umumnya hanya dua tombol yang digunakan yaitu tombol kiri dan tombol kanan. Saat ini mouse dilengkapi pula dengan tombol penggulung (scroll), dimana letak tombol ini terletak ditengah. Istilah penekanan tombol kiri disebut dengan klik (Click) dimana penekanan ini akan berfungsi bila mouse berada pada objek yang ditunjuk, tetapi bila tidak berada pada objek yang ditunjuk penekanan ini akan diabaikan. Selain itu terdapat pula istilah lainnya yang disebut dengan menggeser (drag) yaitu menekan tombol kiri mouse tanpa melepaskannya dengan sambil digeser. Drag ini akan mengakibatkan objek akan berpindah atau tersalin ke objek lain dan kemungkinan lainnya. Penekanan tombol kiri mouse dua kali secara cepat dan teratur disebut dengan klik ganda (double click) sedangkan menekan tombol kanan mouse satu kali disebut dengan klik kanan (right click)Mouse terdiri dari beberapa port yaitu mouse serial, mouse ps/2, usb dan wireless.

Pada dasarnya, penunjuk (pointer) yang dikenal dengan sebutan “Mouse” dapat digerakkan kemana saja berdasarkan arah gerakan bola kecil yang terdapat dalam mouse. Jika kita membuka dan mengeluarkan bola kecil yang terdapat di belakang mouse, maka akan terlihat 2 pengendali gerak di dalamnya. Kedua pengendali gerak tersebut dapat bergerak bebas dan mengendalikan pergerakan penunjuk, yang satu searah horisontal (mendatar) dan satu lagi vertikal (atas dan bawah).

Jika kita hanya menggerakkan pengendali horisontal maka penunjuk hanya akan bergerak secara horisontal saja pada layar monitor komputer. Dan sebaliknya jika penunjuk vertikal yang digerakkan, maka penunjuk (pointer) hanya bergerak secara vertikal saja dilayar monitor. Jika keduanya kita gerakkan maka gerakan penunjuk (pointer) akan menjadi diagonal. Nah, jika bola kecil dimasukkan kembali, maka bola itu akan menyentuh dan menggerakkan kedua pengendali gerak tersebut sesuai dengan arah mouse yang kita gerakkan.

Pada sebagian besar mouse terdapat tiga tombol, tetapi umumnya hanya dua tombol yang berfungsi, yaitu tombol paling kiri dan yang paling kanan. Pengaruh dari penekanan tombol atau yang di kenal dengan istilah “Click” ini tergantung pada obyek (daerah) yang kita tunjuk. Komputer akan mengabaikan penekanan tombol (click) bila tidak mengenai area atau obyek yang tidak penting.

Kemudian dalam penggunaan mouse juga kita kenal istilah “Drag” yang artinya menggeser atau menarik. Apabila kita menekan tombol paling kiri tanpa melepaskannya dan sambil menggesernya, salah satu akibatnya obyek tersebut berpindah atau menjadi pindah (tersalin) ke obyek lain dan terdapat kemungkinan lainnya. Kemungkinan-kemungkinan ini tergantung pada jenis program aplikasi apa yang kita jalankan. Mouse terhubung dengan komputer dengan sebuah kabel yang terdapat pada mouse. Ujung kabel tersebut dimasukkan dalam port yang terdapat di CPU komputer.


mouse

Read On

Artikel ini melanjutkan artikel sebelumnya, setelah kita mengetahui sejarah dan perkembangan komputer, maka sekarang saatnya kita mempelajari komponen-komponen komputer. Karena komputer yang banyak digunakan oleh kita adalah dari jenis mikrokomputer seperti personal computer (PC) maka kita hanya akan menjelaskan komponen-komponen yang sering kita jumpai pad PC kita, komponen-komponen komputer bisa di bagi dalam 4 kelompok berdasarkan fungsinya, seperti :

  • Alat Input, yaitu alat yang berfungsi untuk memasukkan data atau perintah, seperti :

o Keyboard, adalah peranti untuk mengetik atau memasukkan huruf, angka, atau simbol tertentu ke perangkat lunak atau sistem operasi yang dijalankan oleh komputer. Papan ketik terdiri atas tombol-tombol berbentuk kotak dengan huruf, angka, atau simbol yang tercetak di atasnya. Dalam beberapa sistem operasi, apabila dua tombol ditekan secara bersamaan, maka akan memunculkan fungsi khusus atau pintasan yang telah diatur sebelumnya. Ada berbagai jenis tata letak tombol pada papan ketik. Akan tetapi, yang paling populer dan umum digunakan adalah tata letak QWERTY, meniru sistem tata letak mesin ketik.Papan ketik tipe baru biasanya mempunyai tombol tambahan di atas tombol fungsi (F1, F2, dst.) untuk mempermudah pengguna dalam mengoperasikan komputer. Selain itu, papan ketik baru juga sudah banyak yang mendukung teknologi nirkabel.

o Tetikus atau yang lebih dikenal dengan nama mouse adalah alat yang digunakan untuk memasukkan data ke dalam komputer selain papan ketik. Tetikus berbentuk seperti seekor tikus sehingga dalam bahasa Inggris peranti ini disebut mouse. Tetikus pertama kali dibuat pada tahun 1963 oleh Douglas Engelbart berbahan kayu dengan satu tombol. Model kedua sudah dilengkapi dengan 3 tombol. Pada tahun 1970, Douglas Engelbart memperkenalkan tetikus yang dapat mengetahui posisi X-Y pada layar komputer, tetikus ini dikenal dengan nama X-Y Position Indicator (indikator posisi X-Y).

o Layar sentuh atau dalam bahasa Inggris Touchscreens, touch screens, touch panels atau touchscreen panels adalah layar tampilan komputer yang sensitif terhadap sentuhan manusia, sehingga seseorang dapat berinteraksi dengan komputer dengan cara menyentuh gambar atau tulisan yang terpampang pada layar computer, alat ini selain sebagai alat input juga berfungsi sebagai alat output.

· Alat Pemroses atau CPU, yaitu komonen penting dalam computer yang merupakan pusat pengendali dari semua komponen-komponen computer, disinilah semua data yang kita masukkan melalui alat input diproses menjadi informasi, untuk penjelasan tentang CPU akan di jelaskan pada artikel lain karena memakan penjelasan yang panjang ( ah! Bilang aja belum tau).

· Alat Penyimpan, alat yang berfungsi sebagai tempat menyimpan data, seperti :

o Harddisk, adalah komponen yang bisa menyimpan data secara permanent data yang disimpan dalam harddisk tidak akan hilang ketika computer dimatikan.

o RAM, adalah memory yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan sementara, data yang disimpan dalam RAM akan hilang ketika computer dimatikan.

· Alat Output, yaitu alat yang berfungsi untuk menampilkan dan mencetak data atau perintah yang kita inputkan, seperti:

o Monitor yaitu suatu alat yang digunakan untuk menampilkan data yang kita buat,

o Printer, yaitu suatu alat yang digunakan untuk mencetak hasil kerja komputer.

o Speaker, alat output suara.

Read On

Penjelasan Monitor

0 komentar

SEGALA PENJELASAN MENGENAI MONITOR
==================================
I. PEMBAGIAN MONITOR BERDASARKAN JENIS
Pada dasarnya monitor terbagi 3 kelompok yaitu :

1. Monitor Digital
2. Monitor Analog
3. Monitor Multiscanning

1. MONITOR DIGITAL
Monitor digital adalah monitor yang menggunakan sinyal digital dalam
pengiriman data dari video card ke monitor. Sinyal digital ini adalah
sinyal yang diwakili oleh data 0 dan 1. Yang termasuk monitor jenis
ini adalah monitor Monochrome Display Adapter (MDA), Color Graphic
Adapter (CGA) dan Enhanced Graphic Adapter (EGA). Monitor monochrome
mendukung hanya modus 7 (teks 80x25). Ukuran characternya 9x14, jumlah
scan line 350 baris dan nomor portnya 3B0 Hex sampai 3BB Hex. Monitor
CGA diperkenalkan tahun 1981 (IBM PC) mendukung modus grafik 4 warna
dan modus teks 16 warna. Jumlah scan line 200 baris, ukuran character-
nya 8x8, dan nomor portnya 3D0 hex sampai 3DF Hex. Modus layar yang
didukung CGA sebagai berikut :

======================================================================
Modus | Jenis | Resolusi | Warna
===========|=================|=====================|==================
0 H | Teks | 40x25 | 16
1 H | Teks | 40x25 | 16
2 H | Teks | 80x25 | 16
3 H | Teks | 80x25 | 16
4 H | Grafik | 320x200 | 4
5 H | Grafik | 320x200 | 4
6 H | Grafik | 640x200 | 2
======================================================================

Monitor EGA memiliki resolusi maksimum 640x480 dengan 2 warna.
Memiliki nomor port 3C0 Hex sampai 3CF Hex dan jumlah scan line 350
baris sehingga dapat menampilkan character dalam ukuran 8x14. Modus
yang didukung EGA sebagai berikut :

======================================================================
Modus | Jenis | Resolusi | Warna
===========|=================|=====================|==================
0 H | Teks | 40x25 | 16
1 H | Teks | 40x25 | 16
2 H | Teks | 80x25 | 16
3 H | Teks | 80x25 | 16
4 H | Grafik | 320x200 | 4
5 H | Grafik | 320x200 | 4
6 H | Grafik | 640x200 | 2
D H | Grafik | 320x200 | 16
E H | Grafik | 640x200 | 16
F H | Grafik | 640x350 | 2
10 H | Grafik | 640x350 | 16
11 H | Grafik | 640x480 | 2
======================================================================

2. MONITOR ANALOG
Monitor analog adalah monitor yang menggunakan sinyal analog dalam
pengiriman datanya. Sinyal analog adalah sinyal yang dapat berisi
sembarang nilai antara nilai maksimum dan minimum. Contoh monitor
analog adalah Video graphic Array Adapter (VGA) yang dikenalkan pada
IBM PS/2. Nomor portnya sama dengan EGA, scan line 400 baris sehingga
dapat membentuk ukuran character 9x16. Resolusi maksimum adalah
640x480 dengan 16 warna. Modus yang didukung VGA sebagai berikut :

======================================================================
Modus | Jenis | Resolusi | Warna
===========|=================|=====================|==================
0 H | Teks | 40x25 | 16
1 H | Teks | 40x25 | 16
2 H | Teks | 80x25 | 16
3 H | Teks | 80x25 | 16
4 H | Grafik | 320x200 | 4
5 H | Grafik | 320x200 | 4
6 H | Grafik | 640x200 | 2
D H | Grafik | 320x200 | 16
E H | Grafik | 640x200 | 16
F H | Grafik | 640x350 | 2
10 H | Grafik | 640x350 | 16
11 H | Grafik | 640x480 | 2
12 H | Grafik | 640x480 | 16
13 H | Grafik | 640x200 | 256
======================================================================

3. MONITOR MULTISCANNING
Monitor multiscanning adalah monitor yang dapat menerima dua bentuk
sinyal, digital ataupun analog.
Monitor ini menggabungkan kemampuan yang dimiliki monitor analog dan
monitor digital, sehingga dapat dipasangkan dengan video card yang
bermacam-macam. Mendukung modus Super VGA, modus yang lebih tinggi
dari modus yang dimiliki VGA.

II. PEMBAGIAN MONITOR BERDASARKAN TEKNOLOGI
Berdasarkan teknologinya, monitor dapat dibagi atas :

1. Monitor Super VGA
2. Monitor Radiasi Rendah (Low Radiation)
3. Monitor Hemat Energi (Green Monitor)
4. Monitor Multi Fungsi

1. MONITOR SUPER VGA
Monitor Super VGA lebih baik dari VGA, memiliki dot pitch lebih kecil
dari VGA dan mendukung resolusi yang lebih tinggi. Tidak ada standar
untuk monitor Super VGA sehingga tidak jarang dijumpai 2 monitor Super
VGA yang tidak sama resolusinya. Beberapa modus yang umum sebagai
berikut :

======================================================================
Jenis | Resolusi | Warna
===================|==========================|=======================
Grafik | 640x400 | 256
Grafik | 640x400 | 64 K
Grafik | 640x400 | 16 M
Grafik | 640x480 | 256
Grafik | 640x480 | 64 K
Grafik | 640x480 | 16 M
Grafik | 800x600 | 16
Grafik | 800x600 | 256
Grafik | 800x600 | 64 K
Grafik | 800x600 | 16 M
Grafik | 1024x768 | 2
Grafik | 1024x768 | 4
Grafik | 1024x768 | 16
Grafik | 1024x768 | 256
Grafik | 1024x768 | 64 K
Grafik | 1280x1024 | 2
Grafik | 1280x1024 | 4
Grafik | 1280x1024 | 16
Grafik | 1280x1024 | 256
======================================================================

Tidak standarnya monitor Super VGA diikuti oleh tidak standarnya video
card yang mendukung Super VGA, seperti : TSeng ET-4000, Trident, Oak
Technology dan lain-lain. Masing-masing card mempunyai nomor modus
tersendiri dan tidak seragam seperti halnya modus monochrome hingga
VGA. Untuk mengatasi hal ini maka dibuatlah standar VESA (Video
Electronic Standards Association).

2. MONITOR LOW RADIATION
Tidak semua elektron yang ditembakkan tabung monitor dapat diserap
oleh lapisan phospor yang terdapat pada monitor tersebut. Sebagian ada
yang berhasil lolos keluar dari monitor. Elektron yang keluar tersebut
membangkitkan medan magnet disekitar bagian depan monitor. Hal ini
berbahaya bagi kesehatan mata. Disamping umumnya jarak monitor dengan
mata kurang dari 1 meter. Untuk mencegah hal ini, dibuat monitor de-
ngan daya magnetisasi yang kecil. Beberapa contoh monitor low ra-
diation adalah SPC CM-1200V, SamSung Syncmaster 3, Philips 4CM2799.

3. GREEN MONITOR
Green monitor adalah monitor yang memiliki sifat-sifat hemat energi
pemakaian listrik dan memakai bahan-bahan yang dapat didaur ulang.
Monitor demikian dirancang dengan memakai komponen hemat listrik dan
memiliki kemampuan untuk auto-off, yang dapat mati sendiri jika sete-
lah beberapa saat tidak digunakan. Bahan-bahan yang digunakan membuat
monitornya menggunakan bahan yang dapat didaur ulang, terutama bahan
dari plastik.

4. MONITOR MULTI FUNGSI
Monitor multi fungsi adalah monitor yang dapat digunakan untuk tujuan
lain, selain untuk menampilkan output dari komputer, misalnya monitor
yang dapat berfungsi juga sebagai televisi, penayangan video dan lain-
lain. Dewasa ini monitor demikian banyak digunakan untuk multimedia
dimana sebuah komputer dapat dihubungkan dengan berbagai macam per-
alatan lain seperti pengolah data, teks, grafik,animasi, audio dan
video, CD player, sound card, laser disc dan lain-lain.

III. PEMBAGIAN MONITOR BERDASARKAN ADAPTER VIDEO
Perkembangan adapter video mulai dari yang pertama monitor monochrome
dan berlanjut dengan diciptakan adapter video untuk monitor XVGD
(Extended Video Graphics Display) hingga kini mengalami beberapa ta-
hapan sebagai berikut :

1. Monochrome Display Adapter (MDA)
MDA merupakan suatu adapter video untuk jenis 1 warna (biasanya hijau)
dan hanya mempunyai resolusi 80 kolom x 25 baris saja, dan hanya dapat
mengolah data teks tidak dapat mengolah grafik. Di peta memori kompu-
ter PC, memori MDA terletak pada segmen B000 Hex, sebesar 4 KB.

2. Color Graphics Adapter (CGA)
CGA dikembangkan sejak tahun 1981. CGA mendukung modus grafik dan
dapat menampilkan warna, baik pada modus teks ataupun modus grafik.
Resolusi tertinggi 640x200 baris. Di peta memori komputer PC, memori
CGA terletak pada segmen B800 Hex, sebesar 16 KB.

3. Hercules Graphics Card (HGC)
HGC merupakan adapter video untuk jenis monitor monochrome. Adapter
ini merupakan penyempurnaan MDA, karena dapat menampilkan grafik. HGC
dirancang oleh Van Suwannukul dari Hercules Computer Technology.
Resolusi tertinggi adalah 720x348 pixel. Di peta memori komputer PC,
letak memori HGC sama dengan untuk MDA.

4. Enhanced Graphic Adapter (EGA)
EGA merupakan pengembangan dari CGA dengan resolusi dan tata warna
yang lebih baik. Awalnya card EGA IBM memiliki memori 64 KB, kemudian
diperluas menjadi 128 KB dan terakhir menjadi 256 KB. Jadi ada 3 macam
adapter card EGA. Resolusi tertinggi yang dapat ditampikan adalah
640x350 pixel. Di peta memori komputer PC, memori EGA terletak pada
segmen A000 Hex.

5. Professional Graphics Adapter (PGA)
Pada saat yang sama dikeluarkan EGA, IBM memperkenalkan PGA. PGA
memiliki kemampuan untuk menampilkan grafik 3 dimensi. Adapter ini
dapat menjalankan 60 bingkai animasi per detik. Resolusi maksimumnya
adalah 640x480 pixel. PGA merupakan adapter khusus untuk aplikasi
CAD/CAM. Selanjutnya PGA tidak diproduksi karena harganya mahal dan
tergolong lambat.

6. Multi Color Graphics Array (MCGA)
MCGA merupakan adapter video untuk komputer PS/2 model 25 dan 30. Pada
resolusi 320x200 pixel, warna yang dapat ditampilkan adalah 256 warna
dari 262.144 palet warna yang tersedia.

7. Video Graphics Array (VGA)
VGA dikenalkan tahun 1987, dan sekarang menjadi standar monitor. Awal-
nya VGA dibuat untuk komputer PS/2, tetapi dalam perkembangan selan-
jutnya dapat digunakan pada komputer PC/XT dan PC/AT. Resolusi maksi-
mumnya adalah 720x400 pixel dalam 2 warna sedangkan pada resolusi
640x480 pixel dapat ditampilkan 256 warna.

8. 8514 Display Adapter
Adapter ini dibuat untuk PS/2 dan mempunyai resolusi yang lebih tinggi
dari VGA, dapat menampilkan 256 warna pada resolusi maksimum 1024x768
pixel pada modus grafik, sedangkan pada modus teks dapat ditampilkan
146 kolom x 51 baris.

9. Super video Graphics Array (SVGA)
SVGA pada dasarnya sama dengan 8514, tetapi SVGA biasa disebut pada
adapter non IBM. SVGA dapat digunakan pada PC/XT/AT, bukan untuk PS/2.
Resolusi maksimum SVGA yang umum adalah 1024x768 pixel dengan 256
warna.

10. Extended Graphics Adapter (XGA)
XGA merupakan adapter keluaran terakhir yang memiliki resolusi yang
paling tinggi (lebih dari 1024x768 pixel).

IV. RESOLUSI DAN DOT PITCH
Resolusi adalah ukuran yang menyatakan jumlah pixel yang dapat ditam-
pilkan di layar. Semakin tinggi resolusi suatu monitor akan semakin
halus pula gambar yang ditampilkannya.
Dot pitch adalah jarak antara 2 kesatuan phospor merah-hijau-biru,
atau jarak antara 1 titik pixel dengan titik pixel lainnya. Dot pitch
ditentukan dalam ukuran seperseratus milimeter. Dot pitch yang ideal
untuk setiap resolusi sebagai berikut :

======================================================================
| | Resolusi (Horisontal x Vertikal)
Ukuran | Lebar |===========================================
Monitor | Citra | 600x480 ³ 800x600 ³ 1024x768 ³ 1280x1024
(Inchi) | (mm) |===========================================
| | Dot Pitch (mm)
===========|==============|=========|=========|==========|============
14 | 265 | 0,35 | 0,28 | 0,22 | 0,18
15 | 284 | 0,38 | 0,30 | 0,24 | 0,19
17 | 322 | 0,43 | 0,34 | 0,27 | 0,22
20 | 379 | 0,50 | 0,40 | 0,31 | 0,25
======================================================================

Tabel diatas berlaku untuk monitor VGA atau SVGA. Untuk monitor CGA,
dot pitch-nya 0,43 mm.

V. VERTICAL SCAN RATE (REFRESH RATE) & HORIZONTAL SCAN RATE
Refresh rate merupakan satuan berapa banyak sinaran/pancaran elektron
kembali memulai dari posisi awalnya dari kiri atas monitor tiap detik.
Standar refresh rate monitor VESA sebagai berikut :

======================================================================
Resolusi | Vertical Scan Rate (Refresh Rate)
======================|===============================================
640x480 | 72 Hz
800x600 | 72 Hz
1024x768 | 70 Hz
======================================================================

Refresh rate mempunyai 2 macam jenis, yaitu Interlaced dan Non Inter-
laced. Pada sistem Interlaced, proses scanning akan dilakukan dalam 2
kali lewatan, baris ganjil dulu kemudian baris genap. Sedangkan pada
sistem Non Interlaced, proses scanning dilakukan dalam sekali lewatan
saja, baris ganjil, baris genap, baris ganjil dan seterusnya. Pada
umumnya sistem Interlaced akan menghasilkan cukup banyak flicker dan
biasanya diterapkan pada monitor yang lebih murah pada resolusi
1024x768. Flicker adalah suatu proses yang terjadi dimana jika frek-
wensi penembakan elektron terlalu sedikit, maka ketika penembakan
berikutnya tiba, bayangan sinar yang sebelumnya masih belum hilang
secara sempurna sehingga diperoleh efek berkedip.
Horizontal Scan Rate dihitung dengan cara mengalikan jumlah baris per
layar dengan besarnya refresh rate. Misal : sebuah monitor dengan re-
solusi 640x480 dengan refresh rate 60 Hz, maka diperlukan 28.800 scan
per detik. Disamping itu ada waktu yang hilang saat antara scanning
berhenti di suatu baris dan sinaran dihentikan untuk pindah ke baris
berikutnya dan proses dimulai lagi dari awal, besarnya sekitar 10 %.
sehingga secara keseluruhan Horizontal scan rate adalah 28.800 +
(28.800*10%) = 31.700 scan per detik (31,7 KHz). Pada resolusi 800x600
dengan refresh rate 72 Hz, diperlukan monitor yang mampu memberikan
Horizontal scan rate sebesar 47,5 KHz. Pada resolusi 1024x768 dengan
refresh rate 72 Hz, Horizontal scan rate yang diperlukan 59 KHz.

VI. TEKNOLOGI CHIP MONITOR
Pada saat ini, adapter video menggunakan 3 jenis chip yaitu :

1. Frame Buffer
2. Fixed Function Accelerator
3. Programmable Coprocessor

1. FRAME BUFFER
Frame buffer merupakan rancangan chip yang paling tua dan sederhana.
Memerlukan bantuan CPU untuk menghitung data untuk tiap pixel di layar
dan yang akan dikirim pada adapter videonya. Biasanya frame buffer
digunakan untuk aplikasi-aplikasi DOS.

2. FIXED FUNCTION ACCELERATOR
Adapter video yang menggunakan teknologi ini lebih cepat dari pada
frame buffer. Teknologi ini tidak melibatkan CPU dalam penanganan dan
pengolahan video, sehingga waktu yang diperlukan untuk transfer data
dari CPU ke adapter video menjadi lebih singkat. Biasanya digunakan
bersama dengan program drivernya. Chip accelerator cocok digunakan
untuk aplikasi-aplikasi Windows.

3. COPROCESSOR
Adapter video yang menggunakan teknologi ini adalah yang paling flek-
sibel karena chip yang digunakan dapat dikendalikan dan diprogram me-
lalui program drivernya, sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan
software tertentu. Cocok jika digunakan untuk program aplikasi grafik
seperti CAD.

VII. TEKNOLOGI RAM MONITOR
Adapter video yang menggunakan DRAM lebih murah daripada yang meng-
gunakan VRAM, karena DRAM menggunakan sistem penyaluran data satu
demi satu, yaitu data I/O port, baik dalam mengirim/menerima data dari
CPU dan juga dalam menerima data dari adapter video. Karena hanya 1
port yang digunakan, kerja DRAM menjadi lambat.
VRAM bekerja secara simultan, menggunakan 2 saluran data sekaligus (2
port) yaitu Random Access port dan Serial Read port. Masing-masing
mempunyai tugas sendiri. Random access port bertugas menangani lintas
data antara memori dan CPU, sedang serial read port bertugas menangani
lintas data antara adapter video dengan monitor. Kinerja VRAM akan
memberikan pengaruh besar apabila digunakan untuk beban video resolusi
tinggi (640x480 pixel dengan 64 k warna atau 16 M warna dan pada
1024x768 pixel dengan 16 warna atau 256 warna).

VIII. TEKNOLOGI BUS
Pada saat ini terdapat beberapa jenis standar bus yaitu : ISA, EISA,
Micro Channel dan VL-Bus (Local Bus). VL-Bus lebih cepat dari ISA
atau EISA karena VL-Bus mengambil jalan pintas dalam proses pengolahan
sinyal yang akan dikirimkan ke layar monitor, dengan jalan mengambil
langsung dari memori (tidak melewati jalur bus yang biasa). Sehingga
proses terjadinya tampilan di layar akan secepat proses yang terjadi
di memori. VL-Bus, EISA dan Micro Channel beroperasi pada lebar data
32 Bit. Micro Channel dan EISA memiliki siklus clock 8-10 MHz sedang-
kan VL-Bus pada 40 MHz. Bus ISA memiliki lebar data 16 Bit dan ber-
operasi pada siklus clock 8,33 MHz.

Berdasarkan teknologi tersebut diatas, dapat diberikan contoh monitor
yang menggunakan teknologi tersebut antara lain :

Cirrus Logic GD5422 menggunakan teknologi frame buffer dan ISA bus.
TSeng ET-4000/W32 menggunakan teknologi accelerator dan VL-Bus.
Texas Instrument TI TMS34020 menggunakan teknologi programmable
coprocessor.
Weitek Corporation Weitek-Power-9000 menggunakan teknologi accelerator
dan VL-Bus.
Western Digital WD-90C31-LR.
ATI Mach 32.

IX. PEMROGRAMAN
Berbeda dengan MDA, CGA, EGA atau VGA, pemrograman pada SVGA tergan-
tung pada masing-masing card produksi suatu perusahaan karena tidak
ada modus yang standar. Pemrograman pada SVGA dapat dilakukan melalui
pemrograman register (pemrograman langsung) atau melalui pemrograman
dengan ROM BIOS.

1. PEMROGRAMAN REGISTER
Pemrograman register mengacu pada port perangkat keras adapter. Port
ini berlainan untuk setiap jenis adapter. Berikut ini adalah nomor
port tiap adapter beserta fungsi registernya :

======================================================================
Nomor Port | Jenis | Kegunaan Register
=================|=================|==================================
3B0 H / 3D0 H | MDA / CGA | CRT Controller Registers
3B1 H / 3D1 H | MDA / CGA | CRT Controller Registers
3B2 H / 3D2 H | MDA / CGA | Undocumented
3B3 H / 3D3 H | MDA / CGA | Undocumented
3B4 H / 3D4 H | MDA/CGA/EGA/VGA | CRT Controller Index Register
3B5 H / 3D5 H | MDA/CGA/EGA/VGA | CRT Controller Data Register
3B6 H / 3D6 H | MDA / CGA | Undocumented
3B7 H / 3D7 H | MDA / CGA | Undocumented
3B8 H / 3D8 H | MDA / CGA | Mode Control Register
3B9 H / 3D9 H | MDA / CGA | Color Select Register
3BA H / 3DA H | MDA/CGA/EGA/VGA | Input Status Register 0
3BB H / 3DB H | MDA/CGA/EGA/VGA | Clear Light Pen Latch
3BC H / 3DC H | MDA/CGA/EGA/VGA | Preset Light Pen Latch
3DD H | CGA | Undocumented
3DE H | CGA | Undocumented
3DF H | CGA | Undocumented
3C0 H | EGA / VGA | Attribute Controller
3C1 H | EGA / VGA | Attribute Controller
3C2 H | EGA / VGA | Input Status Register 1
3C3 H | VGA | VGA Enable
3C4 H | EGA / VGA | Sequencer
3C5 H | EGA / VGA | Sequencer
3C6 H | EGA / VGA | VGA Video DAC
3C7 H | EGA / VGA | VGA Video DAC
3C8 H | EGA / VGA | VGA Video DAC
3C9 H | EGA / VGA | VGA Video DAC
3CA H | EGA / VGA | Graphics Controller
3CB H | EGA / VGA | Undocumented
3CC H | EGA / VGA | Graphics Controller
3CD H | EGA / VGA | Undocumented
3CE H | EGA / VGA | Graphics Controller
3CF H | EGA / VGA | Graphics Controller
======================================================================

* PORT 3D4 H & 3D5 H
CRT Controller pada CGA, chip 6845 memiliki 19 register internal yang
dapat diakses. 1 register digunakan sebagai register index terhadap ke
18 register lain. register index ini bersifat read only dan ditulis
pada port 3D4 H. Berikut ini fungsi dan kegunaan register lainnya :

======================================================================
Index | No. Reg. | Jenis | Satuan | I/O | 40x25 | 80x25 | Grafik
======|==========|=============|========|=====|=======|=======|=======
0 | R0 | Horisontal | Char | W-O | 38 | 71 | 38
| | total | | | | |
1 | R1 | Horisontal | Char | W-O | 28 | 50 | 28
| | didisplay | | | | |
2 | R2 | Posisi sync.| Char | W-O | 2D | 5A | 2D
| | horisontal | | | | |
3 | R3 | Lebar sync. | Char | W-O | 0A | 0A | 0A
| | horisontal | | | | |
4 | R4 | Vertikal | Char | W-O | 1F | 1F | 1F
| | total | Baris | | | |
5 | R5 | Vertikal to-| Scan | W-O | 06 | 06 | 06
| | tal adjust | Line | | | |
6 | R6 | Vertikal | Char | W-O | 19 | 19 | 64
| | didisplay | Baris | | | |
7 | R7 | Posisi sync.| Char | W-O | 1C | 1C | 70
| | vertikal | Baris | | | |
8 | R8 | Modus | - | W-O | 02 | 02 | 02
| | interlace | | | | |
9 | R9 | Alamat scan | Scan | W-O | 07 | 07 | 01
| | line maks. | Line | | | |
A | R10 | Cursor start| Scan | W-O | 06 | 06 | 06
| | | Line | | | |
B | R11 | Cursor end | Scan | W-O | 07 | 07 | 07
| | | Line | | | |
C | R12 | Start addr. | - | W-O | 00 | 00 | 00
| | (Hi) | | | | |
D | R13 | Start addr. | - | W-O | 00 | 00 | 00
| | (Lo) | | | | |
E | R14 | Cursor addr.| - | R-W | XX | XX | XX
| | (Hi) | | | | |
F | R15 | Cursor addr.| - | R-W | XX | XX | XX
| | (Lo) | | | | |
10 | R16 | Light pen | - | R-O | XX | XX | XX
| | (Hi) | | | | |
11 | R17 | Light pen | - | R-O | XX | XX | XX
| | (Lo) | | | | |
======================================================================
Berikut ini tambahan untuk adapter EGA/VGA yang mempunyai CRT con-
troller selain 6845 yaitu :
======================================================================
Index | No. Reg. | Jenis | Satuan | I/O | 80x25
======|==========|=============|========|=====|=======================
12 | ? | Tabel char. | ? | W-O | Vertikal didisplay*
| | | | | (Scan line max)-1-255
14 | ? | Underline | Scan | W-O | 8/14/16
| | location | Line | |
======================================================================
Catatan :
- Nilai register dalam hexadesimal
- W-O = Write Only, R-W = Read Write, R-O = Read Only

* PORT 3D8 H & 3D9 H
Kedua port ini hanya dapat ditulis. Untuk CRT controller 6845 (CGA)
fungsinya sebagai berikut :

- Port 3D8 Hex :
Bit 0 = 80x25 alphanumeric (A/N) mode (set)
40x25 alphanumeric mode (reset)
Bit 1 = 320x200 grafik mode (set)
alphanumeric mode (reset)
Bit 2 = Black/White (B/W) mode (set)
Color mode (reset)
Bit 3 = Jika set, enable sinyal video pada waktu tertentu keti-
ka ganti mode. Sinyal video harus di-disable jika ganti
mode.
Bit 4 = Jika set, pilihan hi-res (640x200) B/W mode.
1 dari 8 warna dapat dipilih.
Bit 5 = Jika set, pilihan background berkedip pada mode A/N,
jika atribut bit tinggi tidak diset, background berin-
tensitas (16 warna), dipilih langsung dari port 3D9 H.
Bit 6 & 7 = Tidak dipakai

|===|===|===|===|===|===|
| 0 | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | Bits
|===|===|===|===|===|===|
| 0 | 0 | 1 | 1 | 0 | 1 | 40x25 - A/N - B/W
| 0 | 0 | 0 | 1 | 0 | 1 | 40x25 - A/N - Color
| 1 | 0 | 1 | 1 | 0 | 1 | 80x25 - A/N - B/W
| 1 | 0 | 0 | 1 | 0 | 1 | 80x25 - A/N - Color
| 0 | 1 | 1 | 1 | 0 | x | 320x200 - Grafik - B/W
| 0 | 1 | 0 | 1 | 0 | x | 320x200 - Grafik - Color
| 0 | 1 | 1 | 1 | 1 | x | 640x200 - Grafik - B/W
|===|===|===|===|===|===|
| | | | | +-> Enable attribut berkedip
| | | | +-----> 640x200 - B/W
| | | +---------> Enable sinyal video
| | +-------------> Pilihan B/W mode
| +-----------------> 320x200 - Grafik
|---------------------> 80x25 - A/N

- Port 3D9 Hex :
Bit 0 = Warna biru untuk - border (40x25 - A/N)
- background (320x200 - Grafik)
- foreground (640x200 - Grafik)
Bit 1 = Warna hijau untuk - idem
Bit 2 = Warna merah untuk - idem
Bit 3 = Intensitas untuk - idem
Bit 4 = Alternate, set intensitas warna pada mode grafik
pilihan warna background mode A/N (16 warna)
Bit 5 = Warna aktif pada mode 320x200 - Grafik
Palet 0 - Cyan-Magenta-White (CMW - Intensitas)
Palet 1 - Red-Green-Brown (RGBr - RGYellow)
Bit 6 & 7 = Tidak dipakai

* PORT 3DA H
Port ini dapat dibaca tulis, berfungsi untuk menetapkan status yang
sedang berlangsung pada monitor. Untuk CRT controller 6845 (CGA)
fungsinya sebagai berikut :

Bit 0 = Display enable
Jika set, menandakan bahwa akses memori regen buffer
dapat berlangsung tanpa mengganggu display.
Bit 1 = Light pen trigger set
Bit 2 = Light pen switch made (status light pen set atau reset)
0 - switch sedang on, 1 - switch sedang off
Bit 3 = Vertikal syncronisasi
Jika set, menandakan bahwa raster dalam mode vertikal
retrace. Waktu yang baik untuk meng-update buffer layar
untuk mencegah flicker (efek salju).
Bit 4 - 7 = Tidak dipakai

* PORT 3C4 H, 3C5 H DAN 3CE H, 3CF H
Port ini digunakan oleh adapter EGA/VGA untuk sequencer enable dan
untuk pengaturan grafik sebagai berikut :

======================================================================
3C4 H | 3C5 H | 3CE H | 3CF H | I/O | Fungsi
======|=======|=======|=======|=====|=================================
2 | 3 | | | W-O | Enable plane 0 & 1 for write
2 | 4 | | | W-O | Map 2 for write
4 | 3 | | | W-O | Sequencer even & odd text
4 | 6 | | | W-O | Map 4 for write
| | 1 | 0 | W-O | Graphic use data
| | 5 | 0 | W-O | Graphics read & write mode
| | 5 | 10 | W-O | Graphics read & write mode
| | 6 | 5 | W-O | Map display buffer to A0000 H
| | 6 | 0A | W-O | Map display buffer to B0000 H
| | 6 | 0E | W-O | Map display buffer to B8000 H
| | 8 | FF | W-O | Graphics enable 8 Bit per write
======================================================================

2. PEMROGRAMAN DENGAN ROM BIOS
Pemrograman dengan ROM BIOS dilakukan dengan pemanggilan INT 10 Hex.
Fungsi 0 INT 10 Hex berfungsi untuk pemilihan modus layar. Berikut ini
adalah modus layar yang didukung MDA, CGA, PCJr, EGA, VGA :

======================================================================
Modus | Jenis | Resolusi | Warna
===========|=================|=====================|==================
0 H | Teks | 40x25 | 16 (B/W)
1 H | Teks | 40x25 | 16
2 H | Teks | 80x25 | 16 (B/W)
3 H | Teks | 80x25 | 16
4 H | Grafik | 320x200 | 4
5 H | Grafik | 320x200 | 4
6 H | Grafik | 640x200 | 2
7 H | Teks | 720x348 | 1 (Mono)
8 H | Grafik | 160x200 | 16 (PCJr)
9 H | Grafik | 320x200 | 16 (PCJr)
A H | Grafik | 640x200 | 4 (PCJr)
B & C H | Digunakan secara internal oleh EGA BIOS
D H | Grafik | 320x200 | 16
E H | Grafik | 640x200 | 16
F H | Grafik | 640x350 | 2
10 H | Grafik | 640x350 | 16
11 H | Grafik | 640x480 | 2
12 H | Grafik | 640x480 | 16
13 H | Grafik | 640x200 | 256
======================================================================

Pada card SVGA, rutin-rutin BIOS VGA telah disempurnakan. Rutin-rutin
ini menggantikan rutin BIOS ROM asli pada komputer PC yaitu INT 10
Hex. Berikut ini akan dijelaskan modus pemrograman untuk 3 jenis card
SVGA yang umum yaitu :

1. TSeng Labs. ET-4000 SVGA card (TSeng)
2. Cirrus Logic CL-GD542X SVGA card (Cirrus)
3. Trident Microsystem TVGA-8900C SVGA card (Trident)

======================================================================
| | | Adapter SVGA
Resolusi/Teks | Warna | Jenis |==========|==========|============
| | | TSeng | Cirrus | Trident
===================|=======|=======|==========|==========|============
1056x352 / 132x44 | 4 | A/N | 18 H | - | -
1188x350 / 132x25 | 4 | A/N | 19 H | - | -
1188x364 / 132x28 | 4 | A/N | 1A H | - | -
1188x350 / 132x25 | 16 | A/N | - | - | 57 H
1188x480 / 132x30 | 16 | A/N | - | - | 58 H
1188x473 / 132x43 | 16 | A/N | - | - | 59 H
1188x480 / 132x60 | 16 | A/N | - | - | 5A H
1056x352 / 132x44 | 16 | A/N | 22 H | - | -
1056x352 / 132x43 | 16 | A/N | - | 54 H | -
1056x350 / 132x25 | 16 | A/N | 23 H | 14 & 55 H| 53 H
1056x364 / 132x28 | 16 | A/N | 24 H | - | -
1056x480 / 132x30 | 16 | A/N | - | - | 54 H
1056x473 / 132x43 | 16 | A/N | - | - | 55 H
1056x480 / 132x60 | 16 | A/N | - | - | 56 H
640x480 / 80x30 | 16 | A/N | - | - | 50 H
640x473 / 80x43 | 16 | A/N | - | - | 51 H
640x480 / 80x60 | 16 | APA | 25 H | - | 52 H
640x480 / 80x60 | 16 | A/N | 26 H | - | -
800x600 / 100x40 | 16 | A/N | 2A H | 58 & 6A H| -
800x600 / 100x75 | 16 | APA | - | - | 5B H
640x350 / 80x25 | 256 | APA | 2D H | - | -
640x400 / 80x25 | 256 | APA | 2E H | - | 5C H
640x480 / 80x30 | 256 | APA | 2F H | 5F H | 5D H
800x600 / 100x37 | 256 | APA | 30 H | 5C H |
800x600 / 100x75 | 256 | APA | - | - | 5E H
640x480 | 32 K | APA | - | 66 H | -
800x600 | 32 K | APA | - | 67 H | -
640x480 | 64 K | APA | - | 64 H | -
800x600 | 64 K | APA | - | 65 H | -
640x480 | 16 M | APA | - | 71 H | -
1024x768 / 96x64 | 16 | APA | - | - | 61 H
1024x768 / 128x48 | 16 | APA | 37 H | 5D H | 5F H
1024x768 / 128x48 | 4 | APA | - | - | 60 H
1024x768 / 128x48 | 256 | APA | 38 H | 60 H | 62 H
1280x1024/ 160x64 | 16 | APA | 3D H | 6C H | -
======================================================================
Catatan :
- A/N = AlphaNumeric (modus teks)
- APA = All Point Addressable (modus grafik)

Berikut ini tambahan untuk adapter SVGA dari TSeng ET-4000, Trident
Impact II, Oak Technology Incorporation OTI-VGA sebagai berikut :

======================================================================
| | | Adapter SVGA
Resolusi/Teks | Warna | Jenis |==========|===========|===========
| | | TSeng |Trident II | OTI-VGA
===================|=======|=======|==========|===========|===========
640x480 / ? | 256 | APA | 2F H | 5D H | 53 H
800x600 / ? | 16 | APA | 29 H | 5B H | 52 H
800x600 / ? | 256 | APA | 30 H | 5E H | 54 H
1024x768 / ? | 16 | APA | 37 H | 5F H | 56 H
======================================================================

3. Video Electronic Standards Association (VESA)
VESA dibuat untuk mengatasi non standar modus pada SVGA. Untuk adapter
SVGA card jenis baru biasanya sudah terdapat ROM VESA, sedangkan untuk
jenis lama dapat menggunakan program driver sesuai vendornya. VESA
driver adalah suatu program emulasi yang akan membuat seolah-olah
adapter card SVGA tersebut compatible VESA. Modus VESA umumnya sama
seperti yang terdapat pada SVGA tetapi nomor modusnya telah dibuat
standar untuk semua ROM atau driver VESA. Beberapa modus VESA adalah
sebagai berikut :

======================================================================
Modus | Jenis | Resolusi | Warna
===========|=================|=====================|==================
0100 H | Grafik | 640x400 | 256
0101 H | Grafik | 640x480 | 256
0102 H | Grafik | 800x600 | 16
0103 H | Grafik | 800x600 | 256
0104 H | Grafik | 1024x768 | 16
0105 H | Grafik | 1024x768 | 256
0106 H | Grafik | 1280x1024 | 16
0107 H | Grafik | 1280x1024 | 256
0108 H | Teks | 80x60 | 16
0109 H | Teks | 132x25 | 16
010A H | Teks | 132x43 | 16
010B H | Teks | 132x50 | 16
010C H | Teks | 132x60 | 16
======================================================================

Untuk menggunakan modus video standar VESA ini digunakan fungsi INT 10
Hex Fungsi 4F Hex. Beberapa Sub Fungsi interupsi VESA ini adalah seba-
gai berikut :

======================================================================
Masukan | Keluaran | Keterangan
=================|===================|================================
AX = 4F00 H | AX = Status | Mendapatkan informasi VESA
ES:DI = Alamat | AL = 4F H (Fungsi |
tabel 256 Byte | didukung) | Ofs Tabel 256 Byte =
| AH = 0 (Sukses) | 0 - 3 = 'VESA'
| AH = 1 (Gagal) | 4 - 5 = Versi VESA
| ES:DI = Tabel 256 | 6 - 9 = Pointer ke OEM string
| Byte | A - D = Reserved
| | E - 11 = Pointer ke supported
| | mode
=================|===================|================================
AX = 4F01 H | AX = Status | Mendapatkan informasi modus
CX = Nomor | ES:DI = Tabel 256 | Super VGA
Modus | Byte |
ES:DI = Alamat | | Ofs Tabel 256 Bytw =
tabel 256 Byte | | 0 - 1 = Attribut Modus
| | 2 - 3 = Attribut Window A & B
| | 4 - 5 = Windows Granularity
| | 6 - 7 = Ukuran Window
| | 8 - B = Segmen Window A & B
| | C - F = Pointer ke fungsi
| | memori display
| | 10 - 11 = Byte per scan line
| | 12 - 15 = Resolusi Horisontal
| | dan Vertikal
| | 16 - 17 = Lebar dan tinggi
| | Character
| | 18 = Jumlah memori planes
| | 19 = Bit per pixel
| | 1A = Jumlah Bank
| | 1B = Model memori
| | 1C = Ukuran Bank
=================|===================|================================
AX = 4F02 H | AX = Status | Mengaktifkan modus Super VGA
BX = Nomor | |
Modus | |
=================|===================|================================
AX = 4F03 H | AX = Status | Mendapatkan modus Super VGA
| BX = Nomor modus |
| yang aktif |
======================================================================

X. REFERENSI :
- Mikrodata - Vol.10 - Seri 6, dikutip 14:54:02 6/8/1995
- Mikrodata - Vol.11 - Seri 9, dikutip 10:39:39 6/8/1995
- Programmer's Guide to EGA/VGA and Super VGA Cards,
Read On

Penjelasan Perangkat Lunak pada Komputer

0 komentar

Sistem komputer memerlukan perangkat lunak agar dapat mengoperasikan seluruh sumber daya yang ada pada sistem tersebut. Komputer merupakan mesin yang memproses fakta atau data menjadi informasi. Komputer digunakan orang untuk meningkatkan hasil kerja dan memecahkan berbagai masalah. Perangat lunak merupakan alat pemroses data. Bentuk terkecil dari perangkat lunak adalah operasi aritmatik (+, -, :, x) dan logika (AND, OR, >, <, =). Dari operasi dasar ini disusun program/perangkat lunak.
Tingkat pemrosesan yang dikerjakan perangkat lunak dari machine-like berubah seperti human-like. Di dalam teori informasi, disusun hierarki informasi mulai dari data/ fakta, setelah proses seleksi dan pengurutan data menjadi sesuatu yang berguna yaitu informasi. Susunan informasi yang sistematis melalui alur logika tertentu membentuk suatu knowledge. Gabungan knowledge dari berbagai sisi akan membangun wisdom. Data yang sudah diproses telah banyak berubah, yang semula hanya berupa data bilangan dan karakter merambah ke audio visual (bunyi, suara, gambar, film). Sejauh perkembangan pemrosesan data hingga saat ini, seluruhnya menggunakan format data digital dengan satuan bit (binary digit).

Cara Kerja System Komputer

Dari perkembangan perangkat lunak bisa dibayangkan bagaimana perkembangan interaksi manusia dengan perangkat lunak itu sendiri. Bentuk paling primitif dari perangkat lunak adalah menggunakan aljabar Boolean yang direpresentasikan sebagai bit, yaitu 1 (benar/on) atau 0 (salah/off). Cara ini tentu sangat menyulitkan, sehingga orang mulai mengelompokkan bit tersebut menjadi nible (4 bit), byte (8 bit), word (2 byte), double word (32 bit). Kelompok-kelompok bit ini disusun ke dalam struktur instruksi seperti penyimpanan, transfer, operasi aritmatika, operasi logika. Bentuk bit ini selanjutnya diubah menjadi kode-kode yang di kenal sebagai assembler. Kode-kode mesin sendiri cukup menyulitkan karena dituntut menghapal banyak kode dan format (aturan) penulisannya juga cukup membingungkan. Dari masalah ini kemudian lahir bahasa pemrograman tingkat tinggi yang mendekati bahasa manusia. Saat ini pembuatan perangkat lunak sudah menjadi suatu proses produksi yang sangat kompleks. Pembuatan perangkat lunak mengiuti urutan proses yang panjang dengan melibatkan puluhan bahkan ratusan orang dalam pembuatannya.

Sejarah Perangkat Lunak
a. Era Pioner
Bentuk perangkat lunak pada awalnya berupa sambungan-sambungan kabel antarbagian dalam komputer. Cara lain dalam mengakses komputer menggunakan punched card yaitu kartu yang dilubangi.

Sistem Komputer Era Pioner

Penggunaan komputer saat itu masih dilakukan secara langsung yaitu sebuah program untuk sebuah mesin dengan tujuan tertentu. Pada era ini, perangkat lunak merupakan satu kesatuan dengan perangkat kerasnya. Penggunaan komputer dilakukan secara langsung dan hasil yang selesai dikerjakan komputer berupa print out. Proses yang di lakukan di dalam komputer berupa baris instruksi yang secara berurutan di proses (dieksekusi).

b. Era Stabil
Sekarang banyak digunakan stabil komputer. Penggunaannya tidak hanya oleh kalangan peneliti dan akademisi, tetapi juga oleh kalangan industri. Selanjutnya perusahaan perangkat lunak bermunculan dan perangkat lunak mulai bergeser menjadi sebuah produk. Perangkat lunak dapat menjalankan beberapa fungsi. Baris-baris perintah perangkat lunak yang dijalankan oleh komputer bukan lagi satu-satu, tetapi sudah banyak proses yang dilakukan secara serempak (multi tasking). Sebuah perangkat lunak mampu melayani banyak pengguna (multi user) secara cepat/langsung (real time). Pada era ini mulai dikenal sistem basis data, yang memisahkan antara program (pemroses) dengan data (yang di proses).

c. Era Mikro
Sejalan dengan semakin luasnya pemakaian PC dan jaringan komputer di era ini, perangkat lunak juga berkembang untuk memenuhi kebutuhan perorangan. Perangkat lunak dapat dibedakan menjadi perangkat lunak sistem yang bertugas menangani internal dan perangkat lunak aplikasi yang digunakan secara langsung oleh penggunannya untuk keperluan tertentu. Automatisasi yang ada di dalam perangkat lunak mengarah ke suatu jenis kecerdasan buatan.

d. Era Modern
Sekarang ini perangkat lunak cukup mudah ditemukan, bukan saja sebuah superkomputer dengan multi prosesornya, sebuah komputer genggam juga dilengkapi dengan perangkat lunak yang dapat disinkronkan dengan PC. Demikian juga peralatan rumah tangga seperti telepon, TV, hingga ke mesin cuci, air conditioning (AC) dan microwave, telah pula dilengkapi dengan perangkat lunak untuk mengatur operasinya. Pembuatan sebuah perangkat lunak tidak lagi pekerjaan sekelompok orang, tetapi telah menjadi pekerjaan banyak orang. Dengan beberapa tahapan proses yang melibatkan berbagai disiplin ilmu dalam perancangannya. Tingkat kecerdasan yang ditunjukkan oleh perangkat lunak pun terus meningkat. Selain permasalahan teknis, perangkat lunak sekarang mulai bisa mengenal masukan berbentuk suara dan gambar.

Klasifikasi Perangkat Lunak
Secara umum perangkat lunak dapat diklasifikasi menjadi 2 (dua) kelas yaitu perangkat lunak sistem, dan perangkat lunak aplikasi.

a. Perangkat lunak sistem
Perangkat lunak sistem dapat dikelompokkan menjadi 3 (tiga) jenis yaitu:
a) Bahasa pemrograman
Perangkat lunak yang bertugas mengkonversikan arsitektur dan algoritma yang di rancang manusia ke dalam format yang dapat di jalankan komputer, contoh bahasa pemrograman di antaranya : BASIC, COBOL, Pascal, C++, FORTRAN.
b) Sistem Operasi
Perangkat lunak yang pertama kali di jalankan, sistem operasi yang mengatur seluruh proses, menerjemahkan masukan, mengatur proses internal, mengelola penggunaan memori dan memberikan keluaran ke peralatan yang bersesuaian, contoh sistem operasi : DOS, Unix, Windows 95, IMB OS/2, Apple’s System 7.
c) Utility
Sistem operasi merupakan perangkat lunak sistem dengan fungsi tertentu. Msalnya pemeriksaan perangkat keras (hardware troubleshooting), memeriksa disket yang rusak (bukan rusak fisik), mengatur ulang isi harddisk (partisi, defrag), contoh Norton Utility.

b. Perangkat lunak aplikasi
Perangkat lunak aplikasi merupakan perangkat lunak yang sangat banyak dijumpai dan terus berkembang. Sebelum tahun 1990-an aplikasi yang di kenal yaitu pemroses kata (Word Star, Chi Write), pemroses tabel (Lotus 123, Quatro Pro), database (DBASE), dan hiburan (game). Pada perkembangannya pemroses kata, tabel dan database saat ini telah dibundel menjadi aplikasi office dengan tambahan aplikasi untuk pembuatan presentasi yang nanti akan diberikan pada pelatihan ini. Contoh aplikasi office adalah Microsoft Office yang terdiri atas Word Processor (pemroses kata), Excel (pemroses tabel), Access (database), dan PowerPoint (presentasi).
Hal yang berkembang sangat banyak saat ini adalah aplikasi multimedia dan internet. Contoh aplikasi multimedia adalah Winamp untuk memutar musik berformat MP3 atau CD Audio, kemudian RealPlayer yang dapat digunakan untuk menonton film atau VCD. Aplikasi internet yang umum digunakan adalah untuk browsing, e-mail, chatting dan messenger. Aplikasi yang bersifat khusus diantaranya untuk membantu pekerjaan engineer seperti AutoCAD (gambar struktur), Protel (gambar rangkaian elektronik), dan Matlab (pemroses dan visualisasi persamaan matematis).

Sistem Operasi
Sistem operasi sangat berkaitan dengan prosesor yang digunakan. Jenis prosesor pada PC yang umum adalah yang kompatibel dengan produk awal IBM dan Macintosh. PC Macintosh, perangkat lunaknya dikembangkan oleh perusahaan yang sama sehingga perkembangannya tidak sepesat cloning IBM PC. Sistem operasi dari cloning IBM secara umum terbagi menjadi 2 aliran yaitu komersil yang dibuat oleh Microsoft dan yang bersifat freeware yang di kembangkan oleh peneliti dari seluruh dunia karena bersifat open source, yaitu bahan baku pembuatan yang dapat dibaca sehingga hasilnya dapat di tambah atau dimodifikasi oleh setiap orang. Sementara interaksi antara pengguna dan komputer di kenal melalui 2 cara, cara yang pertama adalah pemberian instruksi melalui penulisan perintah, atau dengan cara tunjuk (pointer) dengan tampilan grafis. Pembahasan sistem operasi secara khusus telah Anda pelajari pada modul sebelumnya.

Virus Komputer
Pada ilmu komputer, virus yang dimaksud adalah sebuah program komputer yang memiliki kemampuan untuk menggandakan diri dengan cara menyisipkan program / script ke dalam sebuah file lain. Mirip seperti virus biologis, virus komputer dapat menyebar dengan cepat pada file-file dalam sebuah komputer, atau bahkan menulari file pada komputer lain, baik melalui jaringan maupun lewat kegiatan tukar-menukar file. Banyak virus yang sengaja disebarkan melalui e-mail. Oleh karenanya, jika komputer kita terhubung langsung ke internet, sebaiknya kita harus memasang antivirus dan upayakan agar selalu ter-update (diperbaharui).

a. Jenis Virus
Jenis virus berdasarkan sasaran penyebarannya, yaitu virus boot sector dan virus file. Virus boot sector didesain oleh pembuatnya untuk menginfeksi boot sector, yakni bagian dari sebuah media penyimpanan (disket, hard disk) yang pertama kali dibaca oleh sistem operasi saat media tersebut diakses. Sekali media penyimpanan yang terinfeksi oleh virus jenis ini dipakai untuk melakukan booting, maka virus pun menetap di memory dan siap menginfeksi media penyimpanan lain yang digunakan pada komputer yang sama. Belakangan, virus boot sector berkembang menjadi tipe yang lebih ganas, yaitu yang dikenal sebagai virus partisi (partition table). Tabel partisi adalah bagian pada harddisk yang menyimpan data-data CHS (cylinder/head/sector) yang menjadi pedoman untuk sistem operasi untuk melakukan proses pembacaan. Sekali bagian ini dihancurkan oleh virus, maka tentunya harddisk tidak lagi dapat dibaca dan seluruh data di dalamnya pun melayang.
Sementara itu, virus file bekerja dengan cara menyisipkan programnya dalam sebuah file. Dahulu, saat penggunaan sistem operasi DOS masih meluas, sasaran virus jenis ini adalah file-file executable, yaitu file yang namanya berakhiran dengan ekstensi .COM atau .EXE. Selain melakukan penularan, virus file seringkali menambahkan perintah-perintah tertentu pada kode program yang ditularinya. Umumnya virus semacam ini memiliki sifat sebagai "bom waktu". Program virus akan melakukan aksinya pada waktu-waktu tertentu yang telah ditentukan oleh si programmer. "Aksi" ini bisa bermacam-macam, mulai dari yang ringan seperti menampilkan pesan dan membunyikan speaker, hingga melakukan perusakan dengan menghapus data, atau bahkan memformat harddisk.


Pada saat penggunaan program berbasis Windows mulai marak dengan aneka macam fitur, maka dikenal satu jenis virus baru, yakni virus macro. Macro adalah serangkaian perintah, mirip perintah dalam bahasa pemrograman yang disediakan oleh perangkat lunak yang memungkinkan penggunanya untuk menyusun suatu rangkaian pekerjaan tertentu. Rangkaian perintah tersebut akan dijalankan sekaligus oleh perangkat lunak saat macro dijalankan. Fasilitas macro berguna untuk memudahkan pengguna dalam melakukan langkah-langkah yang berurutan dan berulang-ulang. Celakanya, fasilitas ini akhirnya disalahgunakan oleh tangan-tangan jahil untuk membuat macro yang berisi perintah-perintah penularan dan bahkan perusakan!


Jenis virus macro yang terkenal adalah virus WordMacro yang khusus dibuat untuk menginfeksi file data dari perangkat lunak pengolah kata Microsoft Word (berekstensi .DOC). Virus jenis ini memiliki hingga ribuan varian dengan aneka macam jenis gangguan. Mulai dari yang hanya menampilkan pesan pada waktu-waktu tertentu hingga melakukan perusakan pada file. Virus WordMacro tergolong memiliki varian paling banyak karena kode-kodenya yang mudah untuk dimodifikasi. Disamping itu, mempelajari macro pada MS Word tidaklah sesulit mempelajari bahasa Assembly atau C (bahasa pemrograman yang sering digunakan untuk membuat program virus).

b. Menghindari Ancaman Virus
Sebagai pengguna komputer, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk menghindari sistem dari ancaman virus maupun akibat-akibat buruk yang ditimbulkannya:
1. Pasang Anti Virus pada sistem komputer
Sebagai perlindungan di garis depan, penggunaan anti virus adalah wajib. Ada banyak anti virus yang beredar di pasaran saat ini. Beberapa yang cukup handal diantaranya adalah McAfree VirusScan (www.mcafee.com) dan Norton Anti Virus (www.symantec.com).
2. Update database program anti virus secara teratur
Ratusan virus baru muncul setiap bulannya. Usahakan untuk selalu meng-update database dari program anti virus yang digunakan. Database terbaru dapat dilihat pada website perusahaan pembuat program anti virus yang anda gunakan.
3. Berhati-hati sebelum menjalankan file baru
Lakukan scanning terlebih dahulu dengan anti virus sebelum menjalankan sebuah file yang didapat dari mendownload di internet atau menyalin dari orang lain. Apabila anda biasa menggunakan sarana e-mail, berhati-hatilah setiap menerima attachment dalam bentuk file executable. Waspadai file-file yang berekstensi: *.COM, *.EXE, *.VBS, *.SCR, *.VB. Jangan terkecoh untuk langsung membukanya sebelum melakukan scanning dengan software anti virus.
4. Mencurigai bila terjadi keanehan pada sistem komputer.
Menurunnya performa sistem secara drastis, khususnya saat melakukan operasi pembacaan/penulisan file di disk, serta munculnya masalah pada software saat dioperasikan bisa jadi merupakan indikasi bahwa sistem telah terinfeksi oleh virus.

5. Backup data secara teratur.

Perangkat Lunak Aplikasi
Perangkat lunak aplikasi merupakan perangkat lunak yang sangat banyak dijumpai dan terus berkembang. Sebelum tahun 1990-an aplikasi yang dikenal yaitu pemroses kata (Word Star, Chi Write), pemroses tabel (Lotus 123, Quatro Pro), database (DBASE), dan hiburan (game). Pada perkembangan pemroses kata, tabel dan database saat ini telah dibundel menjadi aplikasi office dengan tambahan aplikasi untuk pembuatan presentasi yang nanti akan diberikan pada pelatihan ini. Contoh aplikasi office adalah Microsoft Office yang terdiri atas Word Processor (pemroses kata), Excel (pemroses tabel), Access (database), dan PowerPoint (presentasi). Secara khusus paket beberapa aplikasi akan Anda pelajari pada semester berikutnya seperti pengolah kata, pengolah angka, pengolah basisdata, dan pengolah grafis.
Hal yang berkembang sangat pesat saat ini adalah aplikasi multimedia dan internet. Contoh aplikasi multimedia adalah Winamp untuk memutar musik berformat MP3 atau CD Audio, kemudian RealPlayer yang dapat digunakan untuk menonton film atau VCD. Aplikasi internet yang umum digunakan adalah untuk browsing, e-mail, chatting dan messenger. Aplikasi yang bersifat khusus di antaranya untuk membantu pekerjaan engineer seperti AutoCAD (gambar struktur), Protel (gambar rangkaian elektronik), dan Matlab (pemroses dan visualisasi persamaan matematis). Perangkat lunak aplikasi umumnya dapat menangani data jenis:

  1. text: type face, type size (satuan point = 1/72"), type weight, type style, font
  2. numbers
  3. pictures
  4. sound
  5. video


Anda akan mempelajari perangkat lunak secara lebih mendalam pada semester depan. Berikut ini akan Anda pelajari secara umum atau garis besarnya perangkat lunak aplikasi.
a. Word Prosesor
Microsoft Word (MS Word) merupakan program pengolah kata yang banyak dipakai saat ini dibandingkan dengan program pengolah kata lainnya, seperti WordStar, AmiPro, WordPerfect dan lain-lain. Hal ini dipengaruhi oleh faktor fasilitas yang disediakan, kemudahan dalam menggunakan, hasil yang diperoleh, tampilan yang menarik dan lain sebagainya. Microsoft Word, selanjutnya disebut Word merupakan pengembangan dari versi sebelumnya yang mengalami banyak perubahan dan perbaikan di sana sini sehingga lebih fleksibel digunakan dan menyediakan fasilitas penuh terhadap akses internet dari setiap program aplikasinya. Kemampuan dalam membuat tabel, menyisipkan program lain ke program word dan fasilitas lainnya akan bahas lebih lanjut, telah menghantarkan word sebagai program aplikasi pengolah kata yang mutakhir saat ini.

b. Spreadsheet
Microsoft Excel (MS-Excel) merupakan program aplikasi spreadsheet (lembar kerja elektronik) canggih yang paling populer dan paling banyak digunakan saat ini. Excel akan sangat membantu dalam hal menghitung, memproyeksikan, menganalisa dan mampu mempresentasikan data dalam bentuk tabel dengan berbagai jenis tabel yang disediakannya, mulai dari bentuk Bar, Grafik, Pie, Line dan banyak lagi. Excel merupakan pengembangan dari excel versi sebelumnya yang lebih ditingkatkan fungsinya dan dikonsentrasikan agar spreadsheet ini lebih familiar (mudah dipakai), lebih fleksibel, lebih mudah diintegrasikan dengan program office lainnya dan yang tak kalah penting adalah kemampuan untuk langsung berhubungan dengan internet. Walaupun demikian, Excel ini akan selalu dikembangkan oleh pihak Microsoft sehingga akhirnya kita betul-betul dimanja oleh software Microsoft ini.

c. Aplikasi Presentasi
Microsoft Power Point yang disingkat dengan nama Ms. Power Point merupakan program aplikasi presentasi canggih yang popular dan banyak digunakan saat ini. Microsoft Power Point akan sangat membantu kita dalam hal merancang, mendesain, membuat, dan mempresentasikan data dalam bentuk yang sangat indah dan elegan. Microsoft Power Point untuk saat ini dikembangkan terus dan ditingkatkan oleh Microsoft Corp. sehingga fungsinya bertambah dan dikonsentrasikan agar Microsoft Power Point ini lebih familiar (mudah dipakai), lebih fleksibel, lebih mudah diintegrasikan dengan program office lainnya dan yang tak kalah penting adalah kemampuan untuk langsung berhubungan dengan internet.

d. Aplikasi Basisdata
Microsoft Access adalah suatu aplikasi yang dapat membantu untuk membuat sebuah aplikasi database dalam waktu yang relatif singkat. Biasanya digunakan untuk pembuatan aplikasi yang kecil. Misalnya program untuk kasir di koperasi, penjualan untuk toko. Elemen Access antara lain sebagai berikut:
Table digunakan untuk menyimpan data
Query digunakan untuk memanipulasi data
Form digunakan untuk frontend aplikasi. Biasanya untuk menampilkan data, menambah data dan lain lain.
Report digunakan untuk membuat laporan
Macro digunakan untuk melakukan satu atau beberapa fungsi.
Switchboard digunakan membuat menu utama.

e. Aplikasi Grafis
Photoshop adalah salah satu aplikasi yang dapat membantu proses manipulasi gambar. Pada dasarnya photoshop digunakan untuk melakukan tugas-tugas berikut ini :
1). Membuat Tulisan dengan Efek Tertentu
Kelebihan Photoshop adalah mampu membuat tulisan dengan bermacam-macam karakteristik.

2). Membuat Tekstur dan Material yang Beragam
Dengan langkah-langkah tertentu, seorang designer bisa membuat gambar misalnya daun, logam, ait dan bermacam gambar lainnya.

3). Manipulasi Gambar dan Photo yang sudah ada
Manipulasi yang bisa dilakukan antara lain: mengubah posisi gambar, komposisi warna, menyambung gambar, menambah border (frame) dan efek-efek lainnya.

4).Memproses Materi Web
Photoshop juga digunakan untuk keperluan web, misalnya: kompresi file gambar agar ukurannya let kecil, memotong gambar kecil-kecil (slice), dan membuat web photo gallery. Dengan Adobe Image Ready™, gambar yang sudah ada bisa dibuat untuk keperluan web, misalnya menjadi rollover dan animasi GIF. Untuk keperluan tersebut, kalian bisa menggunakan Macromec
Fireworks™ di samping Adobe Image Ready™.

Rangkuman
Perangkat lunak aplikasi merupakan perangkat lunak yang sangat banyak di jumpai dan terus berkembang. Sebelum tahun 1990-an aplikasi yang dikenal yaitu pemroses kata (Word Star, Chi Write), pemroses tabel (Lotus 123, Quatro Pro), database (DBASE), dan hiburan (game).


Pada perkembangan pemroses kata, tabel dan database saat ini telah di bundel menjadi aplikasi office dengan tambahan aplikasi untuk pembuatan presentasi yang nanti akan diberikan pada pelatihan ini. Contoh aplikasi office adalah Microsoft Office yang terdiri atas Word Processor (pemroses kata), Excel (pemroses tabel), Access (database), dan PowerPoint (presentasi). Hal yang berkembang sangat pesat saat ini adalah aplikasi multimedia dan internet. Contoh aplikasi multimedia adalah Winamp untuk memutar musik berformat MP3 atau CD Audio, kemudian RealPlayer yang dapat digunakan untuk menonton film atau VCD. Aplikasi internet yang umum digunakan adalah untuk browsing, e-mail, chatting dan messenger. Aplikasi yang bersifat khusus di antaranya untuk membantu pekerjaan engineer seperti AutoCAD (gambar struktur), Protel (gambar rangkaian elektronik), dan Matlab (pemroses dan visualisasi persamaan matematis).
Perangkat lunak aplikasi umumnya dapat menangani data jenis:

  1. text: type face, type size (satuan point = 1/72"), type weight, type style, font
  2. numbers
  3. pictures
  4. sound
  5. video.

Read On